Minggu, 06 Mei 2012

Misteri Dibalik Angka 7 Kembali ke angka 7, menurut cerita angka 7 telah mempesona sejak jaman dahulu kala. Di China angka 7 dihubungkan dengan kehidupan gadis, dimana gadis mempunyai gigi susu pada usia 7 bulan dan tanggal pada usia 7 tahun, dalam 2 x 7 tahun “roda yin” membuka ketika ia mencapai masa puber, dan pada 7 x 7 = 49 datanglah masa monopause. Berikut Misteri Dibalik Angka 7, yaitu : Di Amerika Kuno Kesakralan angka 7 tidak ditemui di Amerika pra-Columbian dimana bangsa Maya percaya bahwa pada7 lapis langit dan menganggap 7 sebagai angka penjuru mata angin. Di Agama Yahudi Dalam agama Yahudi (agama sebelum nabi Ibrahim. AS, atau agama pada jaman sebelum Masehi) hari ke 7 menjadi hari libur suci, sehinga di sakralkan, pada hari ke 7 itu larangan bekerja di ubah menjadi perintah. Dalam kitab perjanjian lama penuh angka 7. Pada generasi ke 7 setelah Adam hiduplah Lamech (silsilah dari Adam ) selama 777 tahun dan harus membayar balas dendam selama 777 tahun(Kejadian : 4.24). Tujuh tahun langkah menuju kuil sulaiman berhubungan dengan 7 cerita tentang kuil kuil Babilonia. Lalu Merpati Nuh menghilang selama 7 hari, dan tanda tanda datangnya muncul selama 7 hari, sungai Eufrat terbagi menjadi 7 aliran. Di Agama Kristiani Pada abad ke -14, sejarawan Mesir al-Maqrizi mengatakan bahwa orang orang kristen di Mesir (Koptik) merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta kecil di gereja mereka. Dimana pesta yang dilangsungkan adalah 7 untuk pesta kesenangan dan 7 untuk pesta kesedihanMaria yang selaras dengan irama heptadik. Oleh karena itu dalam musik renaisans terdapat sejumlah lagu dengan 7 suara, yang biasanya dipersembahkan kepada Perawan Maria atau berkaitan dengan 7 pahala Roh Kudus. Di India Angka 7 juga banyak di jumpai di India, menurut cerita, angka 7 adalah angka penting terpenting di Weda selain angka 3. Angka 7 secara khusus berkaitan dengan Agni, dewa Api yang memiliki 7 istri, ibu atau adik serta 7 api, balok atau lidah, dan lagu lagu yang diperuntukkan baginya berjumlah 7. Dalam kepercayaan merea dewa matahari mempunyai 7 kuda penarik keretanya di langit. Di Agama Budha Dalam Budha (sidharta Gautama) yang baru lahir diyakini oleh pengikutnya, ketika lahir langsung menapak 7 langkah. Ia mencari keselamatan selama 7 tahun dan mengitari pohon bodhi selama 7 kali sebelum duduk bermeditasi dibawahnya. Masih menurut cerita, bahwa Syurga Budha mempunyai 7 teras, 7 karya keagamaan akan membawa manfaat bagi orang orang yang mempercayai kehidupan ini. Di Ilmu Pengetahuan Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7 adalah dasar dari akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan seterusnya. Di Agama Islam Dalam islam, yang menarik dan untuk dicatat adalah, bahwa surah pertama dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah, Muhammad rasul Allah terdiri dari 7 kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan menciptakan langit dan bumi menjadi 7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di lepar dalam 3 kali masing masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut (melempar jumroh). Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi. Tasawuf memperbincangkan 7 Lathaaif, atau titik titik subtil pada tubuh tempat kaum Sufi memusatkan kekuatan spiritualnya. Di Masarakat Jawa Dalam tradisi Jawa, ada moment tertentu yang berhubungan dengan angka 7. Sebagai contoh ketika orang hamil sudah usia 7 bulan, maka diadakan selamatan dengan istilah yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada bayi yang telah berusia 7 bulan, maka ada prosesi yang dinamakan turun tanah. Persyaratan Upacara adat tertentu harus menggunakan kembang 7 rupa, mandi 7 sumur, Pesta kadang - kadang diadakan 7 hari 7 malam.. Juga tentang mitos kekayaan yang smapai 7 turunan ...(keturunan ke 8 jadi gembel...) Benua Ada 7 Allah menurunkan malaikat untuk membunuh pasukan gajah 70000 malaikat. Allah menghias manusia dengan tujuh anggota badan, yaitu dua tangan, dua kaki, dua lutut, dan satu wajah. Kemudian Allah menghiasinya, dengan tujuh peribadatan, yaitu : dua tangan dengan doa, dua kaki dengan berkhidmat, dua lutut dengan duduk, dan wajah (muka) dengan sujud. Beberapa keajaiban angka 7 ada diantaranya terdapat pada ciptaan Allah yang lain, yaitu : - 7 Lapis Langit - Rakaat Shalat 17 - Pintu Surga Dan Neraka 7 - Keajaiban Dunia Ada 7 - 27 Pahala Shalat Berjamaah - 7 Lubang Dalam Tubuh Kita - 1 Minggu 7 Hari Allah menghiasi Al-Qur’an (Kitab suci umat Islam) dengan Tujuh surat panjang, Yaitu Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maaidah, An-Nissa', Al 'Araaf, Al An'aam dan Al-Anfaal atau At-Taubah. Kemudian Allah menghiasinya pula dengan Tujuh ayat Ummul kitab (Al-Fatihah/Pembuka kitab). Sebagaimana Firman Allah dalam Surat AL Hijr ayat 87, "Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung."Allah menghias umur manusia dengan tujuh tingkatan/ tahapan. Pada masa baru lahir dinamakan tahapan rodhi’ (Menyusu), kemudian tahap fa thim (disapih), tahapan Shobiyyi (bayi), tahapan ghulam (masa kanak-kanak), kemudian tahapan syaab (pemuda/ remaja), kemudian tahapan kuhul (yakni menginjak usia antara 30-50 tahun), dan menginjak tahapan Syaikh (masa tua). Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Berkehendak telah menciptakan alam semsta dengan penuh misteri, seperti misteri nya angka 7. Allahu’Alam.

Rabu, 28 Maret 2012

Foto guru SMA JAY Karangpucung



























contoh Kartu Nama sederhana


apa itu OSIS


OSIS

Logo OSIS SMP
Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.
Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.
Latar belakang berdirinya OSIS
Tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.
Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.
Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Wawasan Wiyatamandala
Dengan memperhatikan kondisi sekolah dan masyarakat dewasa ini yang umumnya masih dalam taraf perkembangan, maka upaya pembinaan kesiswaan perlu diselenggarakan untuk menunjang perwujudan sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala.
Berdasarkan surat Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor: 13090/CI.84 tanggal 1 Oktober 1984 perihal Wawasan Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan sekolah, maka dalam rangka usaha meningkatkan pembinaan ketahanan sekolah bagi sekolah-sekolah di lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen pendidikan dan kebudayaan, mengeterapkan Wawasan Wiyatamandala yang merupakan konsepsi yang mengandung anggapan-anggapan sebagai berikut:
  • Sekolah merupakan wiyatamandala (lingkungan pendidikan) sehingga tidak boleh digunakan untuk tujuan-tujuan diluar bidang pendidikan.
  • Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya, yang harus berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk:
    1. meningkatkan ketakwaan teradap Tuhan yang maha Esa,
    2. meningkatkan kecerdasan dan keterampilan,
    3. mempertinggi budi pekerti,
    4. memperkuat kepribadian,
    5. mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
  • Antara guru dengan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang baik untuk mengemban tugas pendidikan.
  • Para guru, di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu (dipercaya) dan ditiru, betapapun sulitnya keadaan yang melingkunginya.
  • Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, namun harus mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang sadar atau tidak, dapat menimbulkan pertientangan antara kita sama kita.
Untuk mengimplementasikan Wawasan Wiyatamandala perlu diciptakan suatu situasi di mana siswa dapat menikmati suasana yang harmonis dan menimbulkan kecintaan terhadap sekolahnya, sehingga proses belajar mengajar, kegiatan kokurikuler, dan ekstrakurikuler dapat berlangsung dengan mantap.
Upaya untuk mewujudkan Wawasan Wiyatamandala antara lain dengan menciptakan sekolah sebagai masyarakat belajar, pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), kegiatan kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstra-kurikuler, serta menciptakan suatu kondisi kemampuan dan ketangguhan yakni memiliki tingkat keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan yang mantap.
Struktur organisasi
Pada dasarnya setiap OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS terdiri atas:
  • Ketua Pembina (biasanya Kepala Sekolah)
  • Wakil Ketua Pembina (biasanya Wakil Kepala Sekolah)
  • Pembina (biasanya guru yang ditunjuk oleh Sekolah)
  • Ketua Umum
  • Wakil Ketua I
  • Wakil Ketua II
  • Sekretaris Umum
  • Sektetaris I
  • Sekretaris II
  • Bendahara
  • Wakil Bendahara
  • Ketua Sekretaris Bidang (sekbid) yang mengurusi setiap kegiatan siswa yang berhubungan dengan tanggung jawab bidangnya.
Dan biasanya dalam struktur kepengurusan OSIS memiliki beberapa pengurus yang bertugas khusus mengkoordinasikan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.




Arti lambang
Arti bentuk dan warna lambang OSIS:
Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.
Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Kunci pas
Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.
Tangan terbuka
Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.
Biduk
Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.
Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.
Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.
Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.
Warna coklat
Warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia.
Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.

Contoh Proposal


PROPOSAL
SELEKSI PENGURUS
ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH ( OSIS )
SMA JENDRAL AHMAD YANI KARANGPUCUNG
TAHUN 2011

A.       PENDAHULUAN
Tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.
Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.
Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Sadar akan pentinya peran OSIS tersebut kami sebagai pengurus OSIS periode 2010-2011 bermaksud mengadakan kegiatan Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Jend.A.Yani Karangpucung sebagai tindak lanjut atau regenerasi kepengurusan OSIS periode 2011-2012.
B.       DASAR KEGIATAN
1.      Undang-Undang Dasar 1945
2.      Surat Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor: 13090/CI.84 tanggal 1 Oktober 1984 perihal Wawasan Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan sekolah
3.      Program Kerja tahunan SMA Jend.A.Yani Karangpucung tahun 2011
4.      Program Kerja OSIS taun 2011
5.      Rapat pengurus pada tanggal 3 Oktober 2011

C.       MAKSUD DAN TUJUAN
1.      Mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif
2.      Mencapai Tujuan Nasional sesuai dalam Pembukaan UUD 1945
3.      Membangun kesatuan dan persatuan antar siswa SMA Jend.A.Yani Karangpucung
4.      Membina silaturahmi antar sesam manusia
5.      Meningkatkan kedisiplinan, tanggungjawab, kepedulian dan kerjasama
6.      Menumbuhkan sifat beretos kerja tinggi
7.      Memperoleh pengurus OSIS yang baru yang sesuai dengan karateristik yang telah ditentukan
D.       TEMA DAN MOTTO
Tema
Tema yang kami angkat dalam kegiatan ini adalah “ Jadilah Pemimpin Yang Kuat Intelektual, Emosional, dan Spiritual serta Berotos Kerja Tinggi “
Motto
“ Satu Untuk Semua.Semua Untuk Satu “
E.        NAMA KEGIATAN
Nama kegiatan ini adalah Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Jend.A.Yani Karangpucung Tahun 2011 “
F.        WAKTU DAN TEMPAT
Hari                         : Sabtu s.d Minggu
Tanggal                   : 8 s.d 9 Oktober 2011
Waktu                     : 16.00 s.d selesai
Tempat                    : Gedung SMA Jend.A.Yani Karangpucung
G.     BENTU KEGIATAN
Secara Umum                               
Kegiatan Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah SMa jend.A.Yani Karangpucung tahun 2011 adalah kegiatan penyelesksian siswa dan siswi kelas Xa, Xb,Xc, XI IPA, XI IPS1, X IPS2 SMA Jend.A.Yani Karangpucung yang berminat, berbakat dan berkompeten di bidang keorganisaasian terutama OSIS. Selain itu dalam kegiatan ini peserta diberikan materi-materi kepemipinan ( Leadership )  guna dapat menjadi seorang pengurus dan pemimpin yang berkualitas, beretos kerja tingggi dan bertanggunagjawab

Secara Khusus
Semua peserta akan diseleksi dalam bentuk seleksi lisan, tertulis ,diskusi, dan outdoor serta indoor activity. Peserta dengan kriteria terbaik akan dimasukan ke dalam kepengurusan OSIS,dan peserta lain yang kurang berkompeten dalam kepengurusan OSIS akan di alih tugaskan dalam kepengurusan Dewan Ambalan, Keputrian, dan FORISMA sesuai dengan bakat, minat dan tanggungjawabnya.

H.       KEGIATAN
Bentuk kegiatan yang akan kami laksanakan adalah sebagai berikut :
1.    Diskusi
2.    Outbond
3.    Bimbingan/ Pembinaan
4.    Tes lisan dan non lisan
5.    Tanya Jawab

I.          FASILITAS PESERTA
Dalam kegiatan ini peserta akan mendapatkan :
1.      ID Card
2.      Buku kegiatan
3.      Buku kenang-kenangan
4.      Makan pagi
5.      Minuman ringan

J.         SUSUNAN KEPANITIAAN
( terlampir )
K.       JADWAL KEGIATAN
( terlampir )
L.        RENCANA ANGGARAN BELANJA DAN PENDAPATAN ( RABP)
( terlampir )
M.      PENUTUP
Demikian proposal ini kami ajukan, besar harapan kami bapak selaku Kepala Sekolah SMA Jend.A.Yani Karangpucung berkenan memberikan dukungan moril mapun materil demi kelancaran kegiatan.
Sekretaris


Fajar Yulianto

















Lampiran 1
SUSUNAN KEPANITIAAN
KEGIATAN SELEKSI PENGURUS OSIS
TAHUN 2011

Pelindung                                 : Tarjo, S.Pd.I, M.Pd
Penasehat                                 : Yuli Setyana, S.Pd
Penanggungjawab Teknis         : Imam Ramdoni
Ketua                                       : Ferawati
Wakil                                       : Kuswo
Sekretaris                                 : Fajar Yulianto
Bendahara                               : Mubasir
Kasie. Kegiatan                                    : Muklisah
Anggota Bid. Kegiatan             : Riska
Kasie. Konsumsi                      : Desi Priatin
Kasie. P3K                               : Tri Wijayanto
Kasie. Humas                          : Semua panitia
Kasie. Perlengkapan                : Semua Panitia

Ketua
Sekretaris




Ferawati




Fajar Yulianto














Lampiran 2

JADWAL KEGIATAN
SELEKSI PENGURUS OSIS
TAHUN 2011

No
Waktu
Nama Kegiatan
Keterangan
1.      Sabtu, 15 Oktober 2011

16.00 – 17.00
Peserta datang
Sekretariat

17.00 – 17.30
Pembukaan Kegiatan
Kepala Sekolah

17.30 – 19.15
Ishoma
Menyesuaikan

19.15 – 19.30
Perkenalan panitia
Semua Panitia

19.30 – 20.30
Pembinaan
Pembina OSIS

20.30 – 21.45
Diskusi
Semua Peserta

21.45 – 22.15
Tes lisan part I
Semua Peserta

22.15 – 22.30
Break
Panitia

22.30 – 23.00
Tes lisan part II
Semua Peserta

22.00 – 23.10
Resume
Panitia

23.10 – 04.00
Istirahat
All
2.      Minggu, 16 Oktober 2011

04.00 – 05.00
Shalat Subuh
All

05.00 – 06.00
Olahraga
All

06.00 – 07.00
Kepri
All

07.00 – 07.30
Tes tertulis part II
Semua Peserta

07.30 – 09.30
Tes Lisan
Semua Peserta

09.30 – 10.30
Tanya Jawab
Semua Peserta

10.30 – 11.30
Outbond
All

11.30 – 12.45
Ishoma
All

12.45 – 13.00
Penutupan Kegiatan
All

13.00 - ……
Sayooonaraa…
All



Lampiran 3

RENCANA ANGGARAN BELANJA DAN PENDAPATAN
KEGIATAN SELEKSI PENGURUS OSIS
TAHUN 2011
Pendapatan
1.    Subsidi Sekolah                                                      : Rp. 1.120.000,00
Pengeluaran
1.    Admnistrasi                                                             : Rp.   50.000,00
2.    Konsumsi               
a.       Tamu undangan                        5 x Rp.10.000,00         : Rp.   50.000,00
b.      Panitia                           9 x Rp. 5.000,00          : Rp.   45.000,00
c.       Peserta                          40 x Rp. 5.000,00        : Rp. 200.000,00
d.      Air mineral                    4 x Rp. 15.000,00        : Rp.   60.000,00
3.    Perlengkapan                                                          : Rp.   30.000,00
4.    P3K                                                                         : Rp.   50.000,00
5.    Tanda Peserta                                                          : Rp.   15.000,00
6.    Humas                                                                    : Rp.   20.000,00
7.    Dekdok
a.       Geber                                                                : Rp.   50.000,00
b.      Dokumentasi kegiatan                                       : Rp. 100.000,00
8.    ID Card                                                                   : Rp.   50.000,00
9.    Buku kenang-kenangan                                          : Rp. 400.000,00 +
Jumlah Total                                                              Rp. 1.120.000,00


















N.     LEMBAR PENGESAHAN
Proposal ini telah disahkan dan disetujui oleh :

Karangpucung, 05 Oktober 2011
Panitia Kegiatan Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah
SMA Jendral Ahmad Yani Karangpucung
Tahun 2011
Ketua

Sekretaris



Ferawati




Fajar Yulianto


Mengetahui


Waka Kesiswaan

Pembina OSIS

Ketua OSIS



Agus Susanto, S.Pd



Yuli Setyana, S.Pd



Imam Ramdoni

MENYETUJUI/ MENGESAHKAN

Kepala Sekolah
SMA Jend.A.Yani Karangpucung




Tarjo, S.Pd.I, M.Pd

















PROPOSAL
KEGIATAN SELEKSI
PPENGURUS OERGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH  ( OSIS )
TAHUN 2011













 


















 

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH
SMA JENDRAL AHMAD YANI KARANGPUCUNG