Go Fajar
Minggu, 26 Mei 2013
Minggu, 06 Mei 2012
Misteri Dibalik Angka 7 Kembali ke angka 7, menurut cerita angka 7 telah mempesona sejak jaman dahulu kala. Di China angka 7 dihubungkan dengan kehidupan gadis, dimana gadis mempunyai gigi susu pada usia 7 bulan dan tanggal pada usia 7 tahun, dalam 2 x 7 tahun “roda yin” membuka ketika ia mencapai masa puber, dan pada 7 x 7 = 49 datanglah masa monopause. Berikut Misteri Dibalik Angka 7, yaitu : Di Amerika Kuno Kesakralan angka 7 tidak ditemui di Amerika pra-Columbian dimana bangsa Maya percaya bahwa pada7 lapis langit dan menganggap 7 sebagai angka penjuru mata angin. Di Agama Yahudi Dalam agama Yahudi (agama sebelum nabi Ibrahim. AS, atau agama pada jaman sebelum Masehi) hari ke 7 menjadi hari libur suci, sehinga di sakralkan, pada hari ke 7 itu larangan bekerja di ubah menjadi perintah. Dalam kitab perjanjian lama penuh angka 7. Pada generasi ke 7 setelah Adam hiduplah Lamech (silsilah dari Adam ) selama 777 tahun dan harus membayar balas dendam selama 777 tahun(Kejadian : 4.24). Tujuh tahun langkah menuju kuil sulaiman berhubungan dengan 7 cerita tentang kuil kuil Babilonia. Lalu Merpati Nuh menghilang selama 7 hari, dan tanda tanda datangnya muncul selama 7 hari, sungai Eufrat terbagi menjadi 7 aliran. Di Agama Kristiani Pada abad ke -14, sejarawan Mesir al-Maqrizi mengatakan bahwa orang orang kristen di Mesir (Koptik) merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta kecil di gereja mereka. Dimana pesta yang dilangsungkan adalah 7 untuk pesta kesenangan dan 7 untuk pesta kesedihanMaria yang selaras dengan irama heptadik. Oleh karena itu dalam musik renaisans terdapat sejumlah lagu dengan 7 suara, yang biasanya dipersembahkan kepada Perawan Maria atau berkaitan dengan 7 pahala Roh Kudus. Di India Angka 7 juga banyak di jumpai di India, menurut cerita, angka 7 adalah angka penting terpenting di Weda selain angka 3. Angka 7 secara khusus berkaitan dengan Agni, dewa Api yang memiliki 7 istri, ibu atau adik serta 7 api, balok atau lidah, dan lagu lagu yang diperuntukkan baginya berjumlah 7. Dalam kepercayaan merea dewa matahari mempunyai 7 kuda penarik keretanya di langit. Di Agama Budha Dalam Budha (sidharta Gautama) yang baru lahir diyakini oleh pengikutnya, ketika lahir langsung menapak 7 langkah. Ia mencari keselamatan selama 7 tahun dan mengitari pohon bodhi selama 7 kali sebelum duduk bermeditasi dibawahnya. Masih menurut cerita, bahwa Syurga Budha mempunyai 7 teras, 7 karya keagamaan akan membawa manfaat bagi orang orang yang mempercayai kehidupan ini. Di Ilmu Pengetahuan Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7 adalah dasar dari akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan seterusnya. Di Agama Islam Dalam islam, yang menarik dan untuk dicatat adalah, bahwa surah pertama dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah, Muhammad rasul Allah terdiri dari 7 kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan menciptakan langit dan bumi menjadi 7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di lepar dalam 3 kali masing masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut (melempar jumroh). Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi. Tasawuf memperbincangkan 7 Lathaaif, atau titik titik subtil pada tubuh tempat kaum Sufi memusatkan kekuatan spiritualnya. Di Masarakat Jawa Dalam tradisi Jawa, ada moment tertentu yang berhubungan dengan angka 7. Sebagai contoh ketika orang hamil sudah usia 7 bulan, maka diadakan selamatan dengan istilah yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada bayi yang telah berusia 7 bulan, maka ada prosesi yang dinamakan turun tanah. Persyaratan Upacara adat tertentu harus menggunakan kembang 7 rupa, mandi 7 sumur, Pesta kadang - kadang diadakan 7 hari 7 malam.. Juga tentang mitos kekayaan yang smapai 7 turunan ...(keturunan ke 8 jadi gembel...) Benua Ada 7 Allah menurunkan malaikat untuk membunuh pasukan gajah 70000 malaikat. Allah menghias manusia dengan tujuh anggota badan, yaitu dua tangan, dua kaki, dua lutut, dan satu wajah. Kemudian Allah menghiasinya, dengan tujuh peribadatan, yaitu : dua tangan dengan doa, dua kaki dengan berkhidmat, dua lutut dengan duduk, dan wajah (muka) dengan sujud. Beberapa keajaiban angka 7 ada diantaranya terdapat pada ciptaan Allah yang lain, yaitu : - 7 Lapis Langit - Rakaat Shalat 17 - Pintu Surga Dan Neraka 7 - Keajaiban Dunia Ada 7 - 27 Pahala Shalat Berjamaah - 7 Lubang Dalam Tubuh Kita - 1 Minggu 7 Hari Allah menghiasi Al-Qur’an (Kitab suci umat Islam) dengan Tujuh surat panjang, Yaitu Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maaidah, An-Nissa', Al 'Araaf, Al An'aam dan Al-Anfaal atau At-Taubah. Kemudian Allah menghiasinya pula dengan Tujuh ayat Ummul kitab (Al-Fatihah/Pembuka kitab). Sebagaimana Firman Allah dalam Surat AL Hijr ayat 87, "Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung."Allah menghias umur manusia dengan tujuh tingkatan/ tahapan. Pada masa baru lahir dinamakan tahapan rodhi’ (Menyusu), kemudian tahap fa thim (disapih), tahapan Shobiyyi (bayi), tahapan ghulam (masa kanak-kanak), kemudian tahapan syaab (pemuda/ remaja), kemudian tahapan kuhul (yakni menginjak usia antara 30-50 tahun), dan menginjak tahapan Syaikh (masa tua). Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Berkehendak telah menciptakan alam semsta dengan penuh misteri, seperti misteri nya angka 7. Allahu’Alam.
Rabu, 28 Maret 2012
apa itu OSIS
OSIS
Logo OSIS SMP
Organisasi Siswa Intra
Sekolah (disingkat OSIS)
adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah
Menengah Pertama (SMP)
dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh
murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini
memiliki seorang pembimbing dari guru yang
dipilih oleh pihak sekolah.
Anggota OSIS adalah
seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh
anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.
Latar belakang berdirinya OSIS
Tujuan nasional
Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan Nasional
dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia
seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan pendidikan
merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam garis-garis besar haluan
Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan
untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa, kecerdasan dan
keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal
semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia
pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung
jawab atas pembangunan bangsa.
Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di
dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan
sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan
undang-undang dasar 1945.
Mengingat tujuan
pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan
Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat
luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang
merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya
mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui
kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Wawasan Wiyatamandala
Dengan memperhatikan
kondisi sekolah dan masyarakat dewasa ini yang umumnya masih dalam taraf
perkembangan, maka upaya pembinaan kesiswaan perlu diselenggarakan untuk
menunjang perwujudan sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala.
Berdasarkan surat
Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor: 13090/CI.84 tanggal 1
Oktober 1984 perihal Wawasan Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan sekolah,
maka dalam rangka usaha meningkatkan pembinaan ketahanan sekolah bagi
sekolah-sekolah di lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan
Menengah, Departemen pendidikan dan kebudayaan, mengeterapkan Wawasan
Wiyatamandala yang merupakan konsepsi yang mengandung anggapan-anggapan sebagai
berikut:
- Sekolah merupakan wiyatamandala (lingkungan pendidikan) sehingga tidak boleh digunakan untuk tujuan-tujuan diluar bidang pendidikan.
- Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya, yang harus berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk:
- meningkatkan ketakwaan teradap Tuhan yang maha Esa,
- meningkatkan kecerdasan dan keterampilan,
- mempertinggi budi pekerti,
- memperkuat kepribadian,
- mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
- Antara guru dengan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang baik untuk mengemban tugas pendidikan.
- Para guru, di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu (dipercaya) dan ditiru, betapapun sulitnya keadaan yang melingkunginya.
- Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, namun harus mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang sadar atau tidak, dapat menimbulkan pertientangan antara kita sama kita.
Untuk
mengimplementasikan Wawasan Wiyatamandala perlu diciptakan suatu situasi di
mana siswa dapat menikmati suasana yang harmonis dan menimbulkan kecintaan
terhadap sekolahnya, sehingga proses belajar mengajar, kegiatan kokurikuler,
dan ekstrakurikuler dapat berlangsung dengan mantap.
Upaya untuk mewujudkan
Wawasan Wiyatamandala antara lain dengan menciptakan sekolah sebagai masyarakat
belajar, pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), kegiatan kurikuler,
ko-kurikuler, dan ekstra-kurikuler, serta menciptakan suatu kondisi kemampuan
dan ketangguhan yakni memiliki tingkat keamanan, kebersihan, ketertiban,
keindahan, dan kekeluargaan yang mantap.
Struktur organisasi
Pada dasarnya setiap
OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi yang berbeda antara satu
dengan yang lainnya. Namun, biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS terdiri
atas:
- Ketua Pembina (biasanya Kepala Sekolah)
- Wakil Ketua Pembina (biasanya Wakil Kepala Sekolah)
- Pembina (biasanya guru yang ditunjuk oleh Sekolah)
- Ketua Umum
- Wakil Ketua I
- Wakil Ketua II
- Sekretaris Umum
- Sektetaris I
- Sekretaris II
- Bendahara
- Wakil Bendahara
- Ketua Sekretaris Bidang (sekbid) yang mengurusi setiap kegiatan siswa yang berhubungan dengan tanggung jawab bidangnya.
Dan biasanya dalam
struktur kepengurusan OSIS memiliki beberapa pengurus yang bertugas khusus
mengkoordinasikan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.
|
|
|
|
Arti lambang
Arti bentuk dan warna
lambang OSIS:
Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah
bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang
berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar
menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan
dalam bentuk lima
kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.
Buku terbuka
Belajar keras menuntut
ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap
pembangunan bangsa dan negara.
Kunci pas
Kemauan bekerja keras
akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari
ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani
mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan
kunci pemecahan dari segala kesulitan.
Tangan terbuka
Kesediaan menolong
orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan
pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan
bertanggung jawab.
Biduk
Biduk / perahu, yang
melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan
nasional yang dicita – citakan.
Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang
dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu
Negara Kesatuan Republik Indonesia
yang sejahtera baik material maupun spiritual.
Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945
adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung
nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader
penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah
ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.
Warna kuning
Sebagai dasar lambang
yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi
kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk
kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata
kepada tanah air, bangsa dan negara.
Warna coklat
Warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya
sendiri serta rasa nasional Indonesia.
Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang
menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.
Contoh Proposal
PROPOSAL
SELEKSI PENGURUS
ORGANISASI SISWA INTRA
SEKOLAH ( OSIS )
SMA JENDRAL AHMAD YANI
KARANGPUCUNG
TAHUN
2011
A.
PENDAHULUAN
Tujuan
nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945,
adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor
20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan
Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh
masyarakat Indonesia.
Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam
garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional
berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan
Yang maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti,
memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air,
agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya
sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.
Garis-garis Besar Haluan Negara
juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah
penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional
yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.
Mengingat
tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam
Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan
Negara amat luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan
pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis
bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar
maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Organisasi Siswa Intra Sekolah
(disingkat OSIS) adalah suatu organisasi
yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah
Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus
dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Sadar
akan pentinya peran OSIS tersebut kami sebagai pengurus OSIS periode 2010-2011
bermaksud mengadakan kegiatan Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah
SMA Jend.A.Yani Karangpucung sebagai tindak lanjut atau regenerasi kepengurusan
OSIS periode 2011-2012.
B.
DASAR
KEGIATAN
1. Undang-Undang Dasar 1945
2. Surat Direktur Jendral Pendidikan Dasar
dan Menengah nomor: 13090/CI.84 tanggal 1 Oktober 1984 perihal Wawasan
Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan sekolah
3. Program Kerja tahunan SMA Jend.A.Yani
Karangpucung tahun 2011
4. Program Kerja OSIS taun 2011
5. Rapat pengurus pada tanggal 3 Oktober
2011
C.
MAKSUD
DAN TUJUAN
1. Mengisi kemerdekaan dengan
kegiatan-kegiatan yang positif
2. Mencapai Tujuan Nasional sesuai dalam
Pembukaan UUD 1945
3. Membangun kesatuan dan persatuan antar
siswa SMA Jend.A.Yani Karangpucung
4. Membina silaturahmi antar sesam manusia
5. Meningkatkan kedisiplinan, tanggungjawab,
kepedulian dan kerjasama
6. Menumbuhkan sifat beretos kerja tinggi
7. Memperoleh pengurus OSIS yang baru yang
sesuai dengan karateristik yang telah ditentukan
D.
TEMA
DAN MOTTO
Tema
Tema yang kami angkat dalam kegiatan ini
adalah “ Jadilah Pemimpin Yang Kuat Intelektual, Emosional, dan Spiritual serta
Berotos Kerja Tinggi “
Motto
“ Satu Untuk Semua.Semua Untuk Satu “
E.
NAMA
KEGIATAN
Nama kegiatan ini adalah “ Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra
Sekolah SMA Jend.A.Yani Karangpucung Tahun 2011 “
F.
WAKTU
DAN TEMPAT
Hari : Sabtu
s.d Minggu
Tanggal :
8 s.d 9 Oktober 2011
Waktu : 16.00 s.d selesai
Tempat : Gedung SMA Jend.A.Yani
Karangpucung
G.
BENTU
KEGIATAN
|
Secara
Umum
|
Kegiatan
Seleksi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah SMa jend.A.Yani Karangpucung
tahun 2011 adalah kegiatan penyelesksian siswa dan siswi kelas Xa,
Xb,Xc, XI IPA, XI IPS1, X IPS2 SMA
Jend.A.Yani Karangpucung yang berminat, berbakat dan berkompeten di bidang
keorganisaasian terutama OSIS. Selain itu dalam kegiatan ini peserta
diberikan materi-materi kepemipinan ( Leadership ) guna dapat menjadi seorang pengurus dan
pemimpin yang berkualitas, beretos kerja tingggi dan bertanggunagjawab
|
|
Secara
Khusus
|
Semua
peserta akan diseleksi dalam bentuk seleksi lisan, tertulis ,diskusi, dan
outdoor serta indoor activity. Peserta dengan kriteria terbaik akan dimasukan
ke dalam kepengurusan OSIS,dan peserta lain yang kurang berkompeten dalam
kepengurusan OSIS akan di alih tugaskan dalam kepengurusan Dewan Ambalan, Keputrian,
dan FORISMA sesuai dengan bakat, minat dan tanggungjawabnya.
|
H.
KEGIATAN
Bentuk
kegiatan yang akan kami laksanakan adalah sebagai berikut :
1.
Diskusi
2.
Outbond
3.
Bimbingan/
Pembinaan
4.
Tes
lisan dan non lisan
5.
Tanya
Jawab
I.
FASILITAS
PESERTA
Dalam
kegiatan ini peserta akan mendapatkan :
1. ID Card
2. Buku kegiatan
3. Buku kenang-kenangan
4. Makan pagi
5. Minuman ringan
J.
SUSUNAN
KEPANITIAAN
(
terlampir )
K.
JADWAL
KEGIATAN
(
terlampir )
L.
RENCANA
ANGGARAN BELANJA DAN PENDAPATAN ( RABP)
(
terlampir )
M.
PENUTUP
Demikian
proposal ini kami ajukan, besar harapan kami bapak selaku Kepala Sekolah SMA
Jend.A.Yani Karangpucung berkenan memberikan dukungan moril mapun materil demi
kelancaran kegiatan.
Sekretaris
Fajar
Yulianto
Lampiran
1
SUSUNAN KEPANITIAAN
KEGIATAN SELEKSI PENGURUS OSIS
TAHUN 2011
Pelindung : Tarjo,
S.Pd.I, M.Pd
Penasehat : Yuli Setyana,
S.Pd
Penanggungjawab
Teknis : Imam Ramdoni
Ketua :
Ferawati
Wakil : Kuswo
Sekretaris : Fajar
Yulianto
Bendahara : Mubasir
Kasie.
Kegiatan :
Muklisah
Anggota
Bid. Kegiatan : Riska
Kasie.
Konsumsi : Desi
Priatin
Kasie.
P3K : Tri
Wijayanto
Kasie.
Humas : Semua
panitia
Kasie.
Perlengkapan : Semua
Panitia
|
Ketua
|
Sekretaris
|
|
Ferawati
|
Fajar Yulianto
|
Lampiran
2
JADWAL KEGIATAN
SELEKSI PENGURUS OSIS
TAHUN 2011
|
No
|
Waktu
|
Nama Kegiatan
|
Keterangan
|
|
1. Sabtu,
15 Oktober 2011
|
|||
|
|
16.00
– 17.00
|
Peserta
datang
|
Sekretariat
|
|
|
17.00
– 17.30
|
Pembukaan
Kegiatan
|
Kepala
Sekolah
|
|
|
17.30
– 19.15
|
Ishoma
|
Menyesuaikan
|
|
|
19.15
– 19.30
|
Perkenalan
panitia
|
Semua
Panitia
|
|
|
19.30
– 20.30
|
Pembinaan
|
Pembina
OSIS
|
|
|
20.30
– 21.45
|
Diskusi
|
Semua
Peserta
|
|
|
21.45
– 22.15
|
Tes
lisan part I
|
Semua
Peserta
|
|
|
22.15
– 22.30
|
Break
|
Panitia
|
|
|
22.30
– 23.00
|
Tes
lisan part II
|
Semua
Peserta
|
|
|
22.00
– 23.10
|
Resume
|
Panitia
|
|
|
23.10
– 04.00
|
Istirahat
|
All
|
|
2. Minggu,
16 Oktober 2011
|
|||
|
|
04.00
– 05.00
|
Shalat
Subuh
|
All
|
|
|
05.00
– 06.00
|
Olahraga
|
All
|
|
|
06.00
– 07.00
|
Kepri
|
All
|
|
|
07.00
– 07.30
|
Tes
tertulis part II
|
Semua
Peserta
|
|
|
07.30
– 09.30
|
Tes
Lisan
|
Semua
Peserta
|
|
|
09.30
– 10.30
|
Tanya
Jawab
|
Semua
Peserta
|
|
|
10.30
– 11.30
|
Outbond
|
All
|
|
|
11.30
– 12.45
|
Ishoma
|
All
|
|
|
12.45
– 13.00
|
Penutupan
Kegiatan
|
All
|
|
|
13.00
- ……
|
Sayooonaraa…
|
All
|
Lampiran
3
RENCANA ANGGARAN BELANJA DAN PENDAPATAN
KEGIATAN SELEKSI PENGURUS OSIS
TAHUN 2011
Pendapatan
1.
Subsidi
Sekolah :
Rp. 1.120.000,00
Pengeluaran
1.
Admnistrasi :
Rp. 50.000,00
2.
Konsumsi
a.
Tamu
undangan 5 x Rp.10.000,00 : Rp.
50.000,00
b.
Panitia 9 x Rp. 5.000,00 : Rp.
45.000,00
c.
Peserta 40 x Rp. 5.000,00 : Rp. 200.000,00
d.
Air
mineral 4 x Rp.
15.000,00 : Rp. 60.000,00
3.
Perlengkapan :
Rp. 30.000,00
4.
P3K :
Rp. 50.000,00
5.
Tanda
Peserta :
Rp. 15.000,00
6.
Humas :
Rp. 20.000,00
7.
Dekdok
a.
Geber :
Rp. 50.000,00
b.
Dokumentasi
kegiatan :
Rp. 100.000,00
8.
ID
Card :
Rp. 50.000,00
9.
Buku
kenang-kenangan :
Rp. 400.000,00 +
Jumlah Total Rp.
1.120.000,00
N.
LEMBAR
PENGESAHAN
Proposal
ini telah disahkan dan disetujui oleh :
Karangpucung,
05 Oktober 2011
Panitia Kegiatan Seleksi Pengurus
Organisasi Siswa Intra Sekolah
SMA Jendral Ahmad Yani Karangpucung
Tahun 2011
|
Ketua
|
|
Sekretaris
|
|
Ferawati
|
|
Fajar Yulianto
|
|
|
Mengetahui
|
|
|
Waka
Kesiswaan
|
Pembina
OSIS
|
Ketua
OSIS
|
|
Agus Susanto, S.Pd
|
Yuli Setyana, S.Pd
|
Imam Ramdoni
|
|
MENYETUJUI/ MENGESAHKAN
|
||
|
Kepala
Sekolah
SMA
Jend.A.Yani Karangpucung
|
||
|
Tarjo, S.Pd.I, M.Pd
|
||
PROPOSAL
KEGIATAN
SELEKSI
PPENGURUS
OERGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH ( OSIS )
TAHUN
2011
ORGANISASI
SISWA INTRA SEKOLAH
SMA
JENDRAL AHMAD YANI KARANGPUCUNG
Langganan:
Komentar (Atom)


























